Sumber ilustrasi: Imdb
Judul : Geez & Ann
Genre : Drama, romance
Director : Rizki Balki
Durasi : 105 menit
Tahun : 2021
”Beberapa cerita memang harus diakhiri untuk bisa dimulai lagi dengan baik. Apalagi yang diakhiri sebenarnya tidak pernah benar-benar selesai.”
25 Februari 2021 kemarin menjadi tanggal yang bakal diingat selamanya untuk Rintik Sedu. Bukan tanpa alasan, penulis sekaligus novelis kondang spesialis galau tersebut merilis debut film yang disadur dari judul novelnya yang sama, yakni Geez & Ann. Film ini disutradarai oleh Rizki Balki yang sebelumnya telah menyutradarai beberapa film diantaranya adalah Ananta, Laundry Show, dan Aku, Benci dan Cinta.
Dibintangi oleh duo pesohor yang baru naik daun dalam perfilman, yakni Junior Roberts dan partnernya Hanggini yang lebih dulu masuk dalam dunia filmografi, pada awal film kita akan disajikan sebuah drama remaja di mana kedua tokoh tersebut bertemu dan melakukan berbagai macam ”pendekatan”.
Awal yang cukup menjanjikan namun saya rasa kurang dieksekusi dengan matang mengingat masih banyak celah-celah yang harusnya bisa diisi dengan dialog ataupun adegan yang lebih menarik. Lalu cerita dilanjutkan dengan rangkaian pertemuan-pertemuan khas remaja, tanpa basa basi, namun juga mulai asik untuk diikuti. Geez yang sudah mengincar Ann dengan gombalan dan kata-kata romantis yang berharap bisa mendapatkan hati Ann harus melalui perjalanan yang cukup menantang.
Mengingat memasuki pertengahan film, tensi film mulai naik karena baik Geez dan Ann sama-sama dihadapkan berbagai konflik, mulai dari konflik hubungan, pertemanan, cita-cita dan orang-tua. Akan lebih dari sekedar uwu-uwuan sampai sini. Walaupun begitu, Geez berjanji kepada Ann bahwa ia akan membuat janji yang bisa ia tepati. Sanggupkah Geez menepati janji demi janji yang ia berikan kepada Ann?
Film ini menurut saya cukup menarik, walaupun pada implementasinya tidak konsisten di berbagai kesempatan. Kita bisa melihat dalam beberapa adegan, dialog yang dilontarkan pada tokoh-tokoh kerap tidak luwes dan terlalu textbook. Namun saya mengerti, bagaimanapun juga mengingat film ini adalah adaptasi novel, kurang afdol rasanya jika tidak memasukkan momen-momen yang di dalamnya sama dengan novel termasuk dialognya.
Juga chemistry antara Geez dan Ann baik hubungan maupun cara mereka menembus permasalahan-permasalahan yang mereka hadapi menurut saya cukup diramu dengan baik, untuk mengikuti novelnya walaupun memang kerap kali akting dari salah satu mereka masih kurang, Entah mengapa. Tapi mungkin Cuma perasaan saya. Film ini menggunakan visual yang cukup memikat.
Penggunaan sinematografi jarak dekat dan picture yang cukup artistik memungkinkan penonton untuk berlama-lama menikmati perjalanan Geez dan Ann. Tidak banyak pakai movement, juga ga banyak pakai transisi. Plot dalam film ini juga lumayan, tidak hanya uwu-uwuan yang ditawarkan melainkan juga permasalahan yang relate sehari-hari dengan kita seperti persahabatan, cita-cita sampai cerita cinta.
Hal lain yang saya tangkap dalam fim ini adalah banyak perbedaan-perbedaan baik mayor maupun minor dengan novelnya. Salah satu yang paling kentara adalah mama Geez. Dalam novel mama Geez tidak diperlihatkan secara jelas, namun dalam film ini diberikan porsi yang lebih. Walaupun begitu, saya rasa keputusan ini sangat tepat mengingat dengan hadirnya ia mampu untuk mempengaruhi jalan cerita menjadi lebih kompleks dari yang seharusnya.
Boleh dibilang, Geez & Ann mengajarkan kita untuk selalu pantang mundur dalam menghadapi apa yang menjadi impian kita. Juga untuk menghargai hubungan, jangan sampai ia hancur karena permasalahan atau komunikasi yang tidak berjalan dengan baik sehingga harus usai sebelum waktunya. Jangan pernah membuat janji yang tidak bisa kita tepati.
Overall, film Geez & Ann barangkali dapat menjadi hiburan yang menarik walaupun saya tetap merasa ada yang kurang dalam film ini. Jika kalian mengaharapkan film dengan kisah remaja degan permasalahan cinta pada umumnya, film ini sangat menarik untuk ditonton. Namun jika kalian mengharapkan film dengan kisah cinta dengan cerita yang unik dan tidak biasa, barangkali film ini saya rasa kurang cocok.
Mungkin jika kalian menonton akan ada perbedaan pandangan dengan saya but it’s ok. Untuk yang mengikuti novel karya Rintik Sedu ini sangat disarankan untuk ditonton dan untuk yang belum mengikuti novelnya tidak masalah karena justru dapat menambah penasaran terhadap perjalanan Geez dan Ann nantinya. Yang sudah nonton filmnya, bisa share pengalaman atau kesan kalian juga ya!
My personal rate : 6,8/10
Komentar
Posting Komentar