Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2021

Rhapsody

T aukah kamu? Sebetulnya aku adalah tipe orang yang tidak percaya dengan sebuah “kebetulan” di dunia ini Termasuk pertemuan kita Maksudku pertemuanku denganmu Pertemuan kita singkat, sederhana. Tapi benar-benar terjadi Saat akhirnya kita berteman, diam-diam aku selalu mengharapkan adanya pesan demi pesan, demikian pula pertemuan demi pertemuan Aku harap ada hari yang sama, waktu yang sama, kesempatan yang sama, dan orang yang sama pula Hanya kau dan aku, kelak Taukah kamu? Kalau kemudian hari-hariku berubah Banyak diisi senyuman dan senyuman Atau, rindu dan rindu Atau, bisikan untuk… bilang yang sebenarnya? Begitu? Ah tidak, bukan seperti itu Sejak awal aku mengagumimu, aku sendiri ragu akan perasaanku Aku takut kamu akan lebih menemukan kebahagiaan lainnya di luar sana, dengan seseorang selain diriku Aku memang manusia egois yang selalu merasa ragu karena aku selalu mengagumimu dari dulu, tapi akulah yang tak mau mengaku Yang selalu memilih untuk bersembunyi di relung kalbu, di balik ...

Teruntuk Kamu

Aku hanya ingin selalu ada di dekatmu walau tak pernah terlihat sekalipun oleh ujung matamu Diam diam memperhatikanmu dan sekali waktu mencuri pandang dalam dalam ke wajahmu yang memang sejuk dipandang itu Karena pada kenyataannya, aku terlalu nyaman untuk keluar dari sisi tergelapku Terpaku dalam diam yang membelenggu Ya, memang terkadang aku benar benar benci ketika aku sangat merindukanmu, tapi aku tak bisa berbuat apa apa Namun yang aku sadari, memang begitulah semesta bekerja Ia hanya ingin semua berada pada tempat yang seharusnya Hingga aku diberi rasa sakit dahulu untuk menyadari ketidakmungkinan yang tak bisa dipaksakan oleh setiap manusia Tapi mengertilah, setidaknya dengan begini aku bahagia Aku tak pernah merasakannya Aku berada di tempat yang ku inginkan Aku tak pernah berharap kau tau keberadaanku Yang ku mau hanyalah dapat melihatmu kapanpun dan di manapun dirimu.